nods, tears falling.
Dinda doesn’t smile. Her fingers tremble.
Silence. Rain grows louder.
“Aku egois, Rak. Aku takut kehilanganmu. Tapi semakin aku sembunyikan rasa itu, semakin hancur aku. Maaf... maafkan aku.”
: "Waktu kamu deketin Sarah... aku yang sebenernya sengaja nyebarin gosip kalau Sarah masih sama mantannya. Bukan karena benci Sarah. Tapi karena... aku nggak rela kamu bahagia sama orang lain." confession 2010 sub indo
: "Karena gue juga takut. Takut kalau gue salah duga. Tapi sekarang gue tahu. Lo lebih dari sahabat buat gue. Cuma... kita berdua terlalu bodoh buat ngakuin cinta lebih awal."
Raka puts down his spoon. The café’s air feels heavier. nods, tears falling
Jakarta, 2010. Rainy season. A quiet café in Kemang with flickering lights and a playlist of Kerispatih and Peterpan songs drifting through the speakers.
: "Dinda... aku juga punya pengakuan."
Dinda looks up, surprised.