Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Contoh Teks Ceramah — Best & Updated

Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT karena hingga detik ini kita masih diberikan nikmat iman, Islam, dan kesehatan. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya, sahabatnya, dan kita semua selaku umatnya hingga akhir zaman.

Hadirin yang berbahagia,

Pernahkah kita sadari bahwa anggota tubuh yang paling kecil gerakannya namun paling besar dampaknya adalah ? Lidah tak bertulang, tetapi bisa menghancurkan hubungan persaudaraan yang sudah dibangun bertahun-tahun.

Di zaman media sosial seperti sekarang, menjaga lisan bukan hanya soal bicara langsung, tetapi juga tentang apa yang kita ketik, share, dan komentari. Sering kali tanpa sadar, kita terjebak dalam ghibah (membicarakan keburukan orang lain yang benar adanya) atau bahkan fitnah (keburukan yang tidak benar). contoh teks ceramah

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau lebih baik diam.” (HR. Bukhari & Muslim)

Sebelum ceramah ini saya akhiri, marilah kita sama-sama berdoa kepada Allah agar diberikan kekuatan menjaga lisan. Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah

Yang saya hormati Bapak/Ibu dan saudara-saudara sekalian yang hadir dalam majelis yang insyaAllah penuh berkah ini.

Coba renungkan, betapa banyak saudara, teman, atau rekan kerja yang tersinggung hanya karena satu kalimat singkat yang kita ucapkan. Lisan yang seharusnya menjadi alat untuk menyebarkan kebaikan, justru bisa menjadi sumber dosa jariyah.

Allahumma inni as'aluka 'ilman naafi'an, wa rizqan thayyiban, wa 'amalan mutaqabbalan. Rabbanaa laa tu'aakhidznaa in nasiinaa aw akhtha'naa. Rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii'ul 'aliim. Jika hati kita bersih

Hadirin yang saya hormati,

Alhamdulillahi rabbil 'alamin, washalatu wassalamu 'ala asyrafil anbiya'i wal mursalin, sayyidina Muhammadin wa 'ala alihi wa shahbihi ajma'in. Amma ba'du.

Aamiin ya rabbal 'alamin.

Kesimpulannya, mulut kita adalah cerminan hati. Jika hati kita bersih, insyaAllah lisan kita akan terjaga. Mari kita jadikan bulan atau hari-hari biasa ini sebagai momentum untuk berlatih berkata baik atau diam.